Isnin, 19 Disember 2011

Gambar di Perbatasan Indonesia-Malaysia




As Salam. Apa khabar warga MISS sekalian? Apakah semuanya baik-baik aja...

Ok dech! Kali ini admin mau berkongsi gambar-gambar di Perbatasan Indonesia-Malaysia. Artikel ini adalah kesinambungan daripada artikel karya Fendy Permadi iaitu Khabar di Perbatasan Indonesia-Malaysia. Namun, di artikel tersebut hanya ada 1 gambar aja sebagai bukti. Ngak puaskan melihatnya? Jadi, pada kali ini Fendy Permandi kembali lagi untuk berkongsikan gambarnya bersama para sahabat serta saudara di Perbatasan Indonesia-Malaysia.
Inilah dia realitas masyarakat di sana. Berbeda sekali seperti apa yang diberitakan media.
Tak terasa, terlalu jauh berjalan kaki, ternyata sudah sampai rumah saudara
di Malaysia... No Passport... buru-buru pulang ke Kalimantan Barat
One office Two country... damai...
Ini bukan di Serawak loh.... di Perbatasan, tepatnya di Desa Lanjak,
kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat... cuma mobil banyak datang dari Serawak...
ONE LOVE ONE HEART: Saudara saudaraku dari Dayak Iban Serawak
dan Dayak Iban Kalimantan Barat... bekerja bersama dalam satu tujuan...
menjaga perbatasan/sempadan agar tak rosak dimakan waktu...
Pos lintas batas negara resmi
Kalau sedang hujan, sempadan/perbatasan ya seperti ini...
Patok Batas Negara, sempadan, perbatasan di dalam hutan,
coba siapa yang mau jaga... cuma sekotak semen...
Inilah kondisi jalan yang pernah diterbitkan dalam artikel saya tentang
"Khabar di Perbatasan Indonesia-Malaysia"
Suasana kerja di dalam hutan dekat perbatasan/sempadan Serawak-Kalimantan Barat

Baik, itu saja perkongsiannya untuk kali ini. Kalau mau, anda boleh meng-add sendiri
Fendy Permadi di Facebook karena ia lebih arif mengenai apa sebenarnya yang terjadi di Perbatasan Indonesia-Malaysia dan kondisi di sana. Makasih... =)


- Gambar oleh
Fendy Permadi
AYO KOMENTAR via FACEBOOK [KLIK]

Ahad, 18 Disember 2011

Ayo Buat Logo MISS!


Alhamdulillah... dengan kehendakNya, MISS yang sudah memasuki season yang ke-4 kayaknya udah semakin maju dengan adanya twitter serta blog yang memudahkan info dan penyampaian maklumat serta interaksi sesama member MISS itu sendiri. Kini MISS semakin melangkah kehadapan di mana admin MISS cuba untuk komited atau melakukan sebaiknya dalam segala hal dan urusan MISS. Ia nggaklah begitu senang seperti yang dilihat sebenarnya, menjadi admin memerlukan kesabaran yang tinggi karena segala hal yang dibangkitkan jika nggak mendapat jawaban yang jitu, admin yang bakal dipersalahkan. Ada yang nge-like MISS karena ikhlas, tetapi ada juga yang nge-like hanya semata-mata untuk menghujat dan mencari kesalahan member tetangga atau admin. Namun, kami bisa menyelesaikannya dengan baik, tabah dan ramah karena admin MISS bersatu-padu walaupun mempunyai latar belakang yang berbeda.

Wah! udah panjang ni intronya... ckckckck... ok dech berbalik kepada topik kita... kami sebenarnya mau mencari Logo Resmi bagi MISS. Hal ini karena ia bisa digunakan untuk mempromosi MISS tidak kira di dunia siber atau dunia nyata. Di dunia siber kami udah menggunapakai logo si 'Unyil dan Upin' namun itu hanyalah diinspirasi dari kartun animasi populer di kedua-dua buah negara. Yang dicari sekarang adalah yang resmi, yang tersendiri atau bisa membawa nama 'MISS' ke peringkat yang lebih tinggi. Sebenarnya dikalangan admin-admin sendiri udah lama berbincang mau membuat sendiri logo MISS. Namun, oleh karena kesibukan masa dan kekurangan ide serta aplikasi untuk membuat logo, kerjanya jadi tergendala dech. Itulah sebabnya kenapa kami mengiklankan di page bahawa mau mencari logo resmi MISS. Oleh itu, kami memohon kerjasama anda semua agar kita bisa sama-sama membuat logo resmi bagi MISS. Berikut adalah saranan admin-admin MISS:

Logo MISSnya mestilah:

1- Simple tetapi menarik
2- Nggak butuh banyak warna, bentuk, atau sebagainya
3- Mudah dilukis kembali walaupun dengan tangan (manual)

Karena:
1- Logo yang padat susah dilukis kembali
2- Warna yang banyak dan logo yang seakan jata negara banyak menggunakan kos/uang untuk membikin T-Shrit/Bendera/Sticker atau Sebagainya (kos mencetak yang mahal)
3- Supaya mudah difahami dan dikenali bukan hanya di Nusantara malah seluruh dunia yang menyaksikan Logo tersebut...

Kebaikan bersama-sama membuat logo MISS ini adalah:
1- Supaya logo yang terbaik bisa diperolehi
2- Merangsang ide/otak member MISS
3- Membuat logo mengasikkan malah memberi kepuasan
4- Dapat menampilkan hasil karya yang terbaik dari dalam diri anak jati MISS

Tarikh untuk mempersiapkan logo MISS ini adalah dari 17 Disember 2011 sehingga 21 Disember 2011. Hal ini karena kami mau memberi peluang atau masa kepada member MISS untuk memperbaiki hasil karya mereka dari semasa ke semasa.

Semua logo yang udah siap mestilah diupload dan dipost sendiri oleh member MISS ke page MISS agar bisa dikomentar dan diberi kritikan membina oleh member MISS lainnya. Logo tersebut mestilah diupload diantara 17 sehingga 21 Disember 2011. Kesemua logo-logo MISS yang diupload oleh member MISS akan dialbumkan oleh admin dan diundi secara 'LIKE' dari 22 Disember 2011 sehingga 24 Disember 2011 dan keputusan mengumumkan logo yang mempunyai 'LIKE' yang terbanyak adalah pada 25 Disember 2011 dan logo yang diumumkan Pemenang akan digunapakai sebagai Logo Resmi MISS

Berikut adalah beberapa contoh logo yang udah dibuat oleh member MISS:



Yang ini pula sekalian dengan design T-Shirtnya, keren nggak?



Tetapi jangan pula kayak ini ya, ini bukan logo tetapi sekadar foto:


Sebagai pencerahan, ini bukannya pertandingan/contest atau
partisipasi yang mendatangkan hadiah jikalau menang atau sebagainya melainkan pahala karena usaha ikhlas kalian untuk masa depan MISS yang tercinta.

Ok, sekian aja untuk kali ini, diharapkan MISS bisa mempunyai bukan aja logo malah bendera, t-shirt serta sticker untuk mempromosi dan membawa MISS ke mana sahaja. Baru-baru ini ada member MISS dari Indonesia yang mengatakan bahawa dia udah nggak sabar mau membuat bendera dan sticker MISS untuk  dipromosikan di Perbatasan Indonesia-Malaysia
. Semoga segala usaha admin dan member MISS diberkati dan diredhaiNya, amin =)

- Oleh admin Lah^^
AYO KOMENTAR via FACEBOOK [KLIK]

Khamis, 15 Disember 2011

Konflik Indonesia-Malaysia, di mana Silapnya?


Mengapa Yahudi Tidak Suka Indonesia dan Malaysia Bersatu? Pandangan blogger Indonesia.

Indonesia tidak akan bertolenrasi terhadap tindakan negara lain yang mengancam kedaulatan, termasuk melanggar tapal batas sempadan. ”Tidak ada kompromi soal kedaulatan,” kata Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha, Selasa (11/10/2011).

Hubungan Indonesia kembali panas. Setelah kian kali, dua Negara serumpun-seakidah ini kembali diapikan persoalan nasionalisme yang sama sekali tidak diajar oleh para ulama Melayu di masa lalu.

Kesnya sederhana, namun ianya amat luar biasa bagi kaum nasionalis, yakni permasalahan tapal batas Camar Bulan di Sambas yang diduga telah dicaplok (dirampas) Malaysia.

Kita harus membuka mata bahwa konflik antara Malaysia dan Indonesia ini tidak terjadi dengan sendirinya. Ada unsur-unsur pemicu api yang menimbulkan asap besar. Pertanyaannya siapakah pemetik api itu? Umat Muslim? Bukan, karena kita semua hanya korban.

Pakar Melayu, Prof. Dr. Dato’ Nik Anuar Nik Mahmud dari Institut Alam dan Tamadun Melayu, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) mengesahkan bahwa ada intervensi pihak luar di balik perseteruan kedua Negara serumpun muslim ini.

Dalam cacatan buku Thomas Raffles disebutkan, Barat harus memastikan bahwa alam Melayu ini lemah. Untuk melemahkan, Raffles mengusulkan dua buah strategi.

Pertama, imigran-imigran asing dibawa masuk ke Malaya supaya kawasan ini tidak menjadi kawasan Melayu, melainkan majmuk (dibawa orang-orang China dan India).

Kedua, pastikan bahwa raja-raja Melayu di Semenanjung, Sumatera, Jawa dan sebagainya, tidak mengambil para ulama Arab menjadi penasihat mereka. Tujuan mereka memang untuk memisahkan Arab dengan Melayu.

Bersatunya antara Malaysia dan Indonesia bakal membentuk Imperium Islam Melayu inilah yang sangat ditakuti oleh Zionisme.


Mereka sedar Melayu adalah potensi kuat dalam kebangkitan Islam dari tenggara Asia, maka jalur ini harus dihabisi, apapun caranya.

Pengalaman bangsa Indonesia pula yang kerap dan mudah diadu domba adalah kunci yang selalu mereka pegang saat zaman Devide Et Impera.

Kita harus faham, Thomas Stamford Raffles sendiri adalah seorang Freemason. Menurut Th Stevens dalam bukunya Tarekat Mason Bebas, pada tahun 1813 Raffles dilantik sebagai mason bebas di bantara “Virtutis et Artis Amici”. “Virtus” merupakan suatu bantara sementara di perkebunan Pondok Gede di Bogor.

Perkebunan itu dimiliki Wakil Suhu Agung Nicolaas Engelhard. Di situ Raffles dinaikkan pangkat menjadi ahli (gezel), dan hanya sebulan kemudian dinaikkan menjadi meester (suhu) di loge “De Vriendschap” di Surabaya.

Raffles pula yang mendirikan Singapura moden yang kini menjadi pangkalan Israel di Asia Tenggara. Agen-agen zionis melalui Singapura adalah penghasut sebenarnya dalam mengeruhkan hubungan sesama muslim Melayu.

Kebanyakan koruptor Indonesia bermukim di Singapura setelah merompak wang hasil keringat anak-anak Indonesia dan rakyat jelata.

Singapura adalah sekutu zionis. Mereka tidak mau menandatangani perjanjian extradisi dengan Indonesia semata-mata melindungi koruptor ini karena mereka bawa banyak wang ke Singapura.

Untuk mengalihkan isu ini dari masyarakat Indonesia, mereka akan cuba mencari isu supaya masyarakat Indonesia lebih fokus pada isu yang mereka cipta.

Maka diwujudkanlah isu sekarang, konfrontasi Malaysia-Indonesia. Melalui media sekular di dua negara ini, mereka terus berusaha agar rumpun Melayu bangga akan identiti negara masing-masing.

Yakinlah, jika umat muslim Melayu tidak kembali ke ajaran Islam sejati, ia akan memberi ruang kepada nasionalisme memberhalakan bangsa. Benih permusuhan itu akan selalu muncul, walau kedua Negara itu makmur dan sama-sama beragama Islam.


Maka itu, bersatulah bangsa Melayu. Bersatulah di atas Panji Islam yang akan membuka jalan tegaknya daulah ini di tanah perjuangan kita, Tanah Melayu Darussalam.

- Artikel Nuur Islami

Kenapa Indonesia dan Malaysia sahaja berkrisis sementara Singapura sentiasa aman tenteram malah menjadi kuasa ekonomi terunggul di Asia Tenggara? Selain Singapura melaksanakan peranannya, tahukah anda bahawa kita juga mempunyai beberapa wajah yang sering hadir menambah keruh yang wujud? Inilah yang dikatakan permainan catur Yahudi. Kita semua menjadi buah caturnya. Kita yang akan mati berlawan sesama sendiri. Sementara pemainnya hanya memandang dengan penuh nafsu.

Sentiasa sahaja diketengahkan isu demi isu untuk melaga-lagakan kedua negara serumpun ini. Sehinggakan acara sukan juga tidak terlepas dari siraman racun mereka. Kebencian ini semakin membuak di negara tetangga kita Indonesia. Nasib baik rakyat negara ini masih bertenang. Keadaan ini tidak merebak ke Malaysia walaupun ada cubaan untuk itu dilakukan.


Satu keanehan berlaku, mengapa warga Indonesia hanya menjadikan "kaum Melayu" Malaysia sebagai musuh, bukannya semua rakyat negara ini? Terkeluar dari mulut mereka perkataan-perkataan yang menyakitkan seperti "malaysial", "malingsia" dan sebagainya. Pernahkah kita dengar mereka menghina dan merendahkan bangsa lain terutamanya Cina di Malaysia? Apa maksud ini semua? Jika membenci Malaysia, sepatutnya membenci keseluruhan rakyat negara ini bukan hanya Melayu.

Kalangan yang menjadi kumpulan pendesak dan sering melakukan kempen mengganyang Malaysia ialah para Kristianis Indonesia dan kumpulan Islam Liberal Indonesia. Siapakah mereka sebenarnya? Siapa pula yang membawa fahaman Islam Liberal di Malaysia? Siapa pula penganut Kristian terbesar di Malaysia? Apakah pegangan politik kumpulan ini? Anda mungkin ada jawapannya.

- Ulasan Abatasa 2
AYO KOMENTAR via FACEBOOK [KLIK]

Rabu, 14 Disember 2011

Khabar di Perbatasan Indonesia-Malaysia


Artikel ini ditulis oleh Fendy Permadi, warga Indonesia yang juga member page MISS yang pernah berada sendiri di sempadan Indonesia dan Malaysia. Di sana beliau bertugas memperbaiki sempadan Sarawak dan Kalimantan Barat. Artikel ini tidak menyalahkan mana-mana pihak tetapi mahu kita semua berfikir secara rasional, kenapa perlu berperang jika damai itu indah.
Sebenarnya di perbatasan/sempadan sepanjang Kalimantan Barat/Serawak dari Tanjung Datuk hingga Betung Kerihun kurang lebih 1000 km tidak terjadi sesuatu apapun di kedua belah pihak. Ketika muncul berita Tanjung Datuk dan Camar Bulan dicaplok Malaysia yang disebarkan oleh anggota DPR/Parlement Indonesia keadaan sebenarnya di lapangan tidak terjadi apapun, masyarakat di dua dua tempat itu tetap seperti biasa, berjalan apa adanya... Mengapa? Karena memang sedari awal mereka dari 2 negara hidup damai berdampingan... Memang ada sempadan/perbatasan tapi itu hanyalah sebuah garis batas yang hanya ada di peta/map dan itu tidak membatasi apapun di lapangan, warga tetap saling mengunjungi... Pada akhirnya ketika datang anggota DPR/Parlemen Indonesia ke Camar Bulan, tetap koordinat yang telah disepakati ke dua-dua negara masih pada tempatnya. Mengapa anggota DPR/Parlemen Indonesia berbuat seperti itu? Karena mereka membaca map yang berbeda, map yang mereka baca adalah map yang dibuat Inggeris dan Belanda, sedangkan koordinat yang ada sekarang adalah kesepakatan dua negara yang dibuat di Semarang

Itu fakta yang ada. Nah sekarang kehidupan di perbatasan, mulai dari Tanjung Datuk, Camar Bulan, Entikong, Puring Kencana, Badau, Tangit, Lanjak, terus sampai ke Kalimantan Timur infrastruktur jalan sangat sangat tidak memadai, jalan hanya jalan tanah selebar 5 meter, saya saja menempuh jarak 170 km dari Putussibau ke Lanjak perlu waktu 4 jam jika cuaca baik, jika hujan maka sampai 8 jam pun belum tentu sampai. Kebutuhan masyarakat disana tidak dapat mengandalkan bahan pokok dari ibukota propinsi karena jaraknya hingga 900 km dengan waktu tempuh 18 sampai 28 jam, sedang dari lanjak ke Lubok Antu atau Kuching hanya 2 sampai 4 jam. Maka warga banyak melakukan jual beli di Badau, pintu resmi sempadan/perbatasan kedua negara, warga Lanjak dan sekitarnya menjual hasil ikan, karet dan labi-labi yang banyak di dapat di Danau Sentarum, mereka menjual ke saudaranya di Malaysia yang hanya berjarak 20 km, mengapa saya sebut saudaranya karena mereka benar benar bersaudara sedarah, suku Dayak Iban.

Nah dari hasil menjual barang tadi warga membeli gas (Petronas/Shell) untuk kebutuhan memasak, beras, bumbu masak, rokok dan lain lain dari Malaysia, dan selama ini tidak ada pertentangan dari kedua negara, karena mereka mempunyai keistimewaan tersendiri... Yaitu di kedua negara satu suku... Bahkan kereta/mobilpun boleh masuk ke lanjak tanpa proses berbelit, jangan heran, dilanjak banyak kita temui kereta/mobil merk Perodua, Kancil, Proton. Jadi, mengapa kita tidak bisa seperti mereka, hidup berdampingan dengan mesra? Satu bangsa beda negara? Contohlah suku Dayak Iban, kesampingkan semua penghalang... Hidup dalam kebersamaan... Berbeda itu baik, dan lebih baik lagi dengan perbedaan itu kita saling mengisi... Membantu... Dan bersatu menjadi kekuatan yang tak dapat terkalahkan... Dalam hal yang positif tentunya.

- Dikongsikan oleh admin Laksa
AYO KOMENTAR via FACEBOOK [KLIK]

IP Anda

IP

Arkib Blog

Flag visitor

 

Malaysia-Indonesia Sahabat Selamanya | Hak Cipta Terpelihara 2010-2012 | 'Like' MISS@Facebook | 'Follow' MISS_Season4@Twitter